Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

9 Perbedaan Antara Grounding Dan Earthing

Di dalam dunia kelistrikan terdapat sistem proteksi yang berfungsi untuk melindungi peralatan dan atau melindungi manusia / hewan ketika terjadi gangguan. Sistem tersebut biasa dikenal dengan istilah sistem pentanahan dan sistem pembumian.

Perbedaan Grounding Dan Earthing

perbedaan pentanahan dan pembumian

Apasih perbedaan antara pentanahan dan pembumian? Apakah pentanahan sama dengan pembumian? Kedua istilah tersebut sering digunakan oleh orang yang bergelut di dunia kelistrikan, namun tahukah kamu bahwa kedua istilah itu berbeda?

Sebelum membahas pentanahan dan pembumian, kalian juga tidak asing kan dengan sebutan Grounding dan Earthing? Kedua istilah tersebut merupakan Bahasa Inggris dari pentanahan dan pembumian.

Namun karena mimin bukan seorang expert di bidang Bahasa Indonesia sehingga mimin hanya menyimpulkan dari pemahaman pribadi saja bahwa Grounding berarti pentanahan dan Earthing berarti pembumian.

Sehingga dalam pembahasan ini mimin cenderung memilih istliha Grounding dan Earthing. Di pembahasan ini mimin juga akan memberikan ilustrasi earthing dan grounding untuk memudahkan kalian dalam memahaminya.

Apa itu Grounding?

Grounding merupakan sistem proteksi dengan bagian yang menghantarkan arus dihubungkan ke tanah. Nah sistem grounding berfungsi untuk menghantarkan arus gangguan ke tanah ketika terjadi gangguan pada peralatan.

Prosesnya seperti ini, ketika terjadi gangguan misal hubung singkat (short circuit) maka timbul lonjakan arus pada peralatan, untuk memproteksi peralatan tersebut agar tidak rusak karena dilalui arus yang tinggi (arus gangguan) maka arus tersebut diteruskan ke tanah.

Selain mengalirkan arus gangguan ke tanah grounding juga berfungsi untuk menghilangkan lonjakan tegangan dengan cara mengalirkan kelebihan tegangan (over voltage) ke tanah. 

Dari beberapa penjelasan fungsi grounding di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa grounding cenderung memberikan proteksi kepada peralatan listrik.


Apa itu Earthing?

Earthing merupakan sistem proteksi dengan bagian yang tidak menghantarkan arus (seperti body) yang dihubungkan ke tanah. Sistem Earthing ini berfungsi untuk menghantarkan listrik ke tanah ketika terjadi gangguan.

Prosesnya seperti ini, ketika terjadi gangguan maka akan timbul tegangan pada body peralatan (misalkan panel listrik), untuk memproteksi manusia / hewan yang menyentuh body tersebut (agar tidak kesetrum) maka listrik gangguan tersebut dialirkan ke tanah.

Selain itu, sistem Earthing juga dihubungkan pada lighthing arrester yang berfungsi untuk menyalurkan lonjakan tegangan akibat surge petir sehingga peralatan dapat terlindungi.

Dari beberapa penjelasan fungsi earthing di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa earthing cenderung memberikan proteksi kepada manusia / hewan agar tidak kesetrum ketika terjadi gangguan Selain itu juga memberikan proteksi pada peralatan listrik akibat surge petir.


Perbedaan Grounding Dan Earthing

Meskipun memiliki fungsi yang sama sebagai proteksi (pengaman) ketika terjadi gangguan, rupanya grounding dan earthing memiliki perbedaan. Berikut ini merupakan perbedaan antara Grounding dan Earthing.

Aspek Perbedaan

Grounding

Earthing

Berdasarkan Hubungan ke tanah

Bagian yang menghantarkan arus pada sistem kelistrikan (Titik Netral) yang dihubungkan ke tanah

Bagian yang tidak 
menghantarkan arus 
pada
sistem kelistrikan (Body peralatan)
yang dihubungkan 
ke
tanah

Berdasarkan titik sambung ke tanah

Menghubungkan titik netral saluran listrik dengan tanah

Menghubungkan body 
peralatan (biasanya ada 
terminal khusus) dengan 
tanah.

Berdasarkan Zero Potential (Tegangan titik 0)

Tidak ada

Ada

Berdasarkan apa yang diproteksinya

Untuk memproteksi peralatan listrik ketika terjadi gangguan sehingga tidak terjadi kerusakan pada peralatan listrik tersebut.

Untuk melindungi manusia dan hewan dari sengatan listrik ketika terjadi gangguan. Namun ada juga kondisi untuk melindungi peralatan listrik seperti ketika terjadi surge petir

Berdasarkan fungsinya

Sebagai jalur balik arus listrik dari peralatan atau sebagai jalur arus gangguan ke bumi

Sebagai fasilitas untuk 
pembungan energi listrik 
ke bumi.

Berdasarkan tipenya

Ada tiga tipe yaitu Solid, Resistance dan Reactance grounding

Ada lima tipe yaitu pipa, plat, 
rod, tap dan strip (pita)

Warna pada kabel

Hitam

Hiaju-Kuning

Berdasarkan penggunaannya

Untuk menyeimbangkan beban listrik yang tak seimbang

Mencegah manusia atau hewan dari sengatan listrik

Contoh pemasangan dan penggunaannya

Titik Netral pada generator atau transformator terhubung ke tanah.

Bodi dari transformator, 
generator , motor
atau panel listrik yang 
dihubungkan ke
tanah

Pada intinya perbedaan antara grounding dan earthing terletak pada titik atau bagian yang terhubung ke tanah. Selain itu juga terletak pada apa yang diproteksinya, yaitu grounding memproteksi peralatan sedangkan earthing memproteksi manusia / hewan.


Ilustrasi Grounding dan Earthing

perbedaan grounding dan earthing

perbedaan pentanahan dan pembumian

Dari gambar ilustrasi terlihat bahwa pada sistem grounding bagian yang dihubungkan ke tanah adalah titik netralnya. Sedangkan pada sistem earthing bagian yang dihubungkan ke tanah adalah bagian body peralatan.


Baca Juga : Jenis-Jenis Grounding Yang Sesuai Standarisasi


Jadi itulah pembahasan mengenai perbedaan antara grounding dan earthing, perbedaan pentanahan dan pembumian, ilustrasi perbedaan grounding dan earthing, pengertian dan fungsi grounding dan earthing.

Referensi : Direktorilistrik

Ashar Arifin
Ashar Arifin Seorang Mahasisiwa Teknik Elektro Yang Gemar Menulis Artikel Dan Berbagi Ilmu Bermanfaat

Post a Comment for "9 Perbedaan Antara Grounding Dan Earthing"